8. Bahasa Arab yang tetap digunakan untuk menyatukan muslim tak cocok dengan lidah orang indonesia.
Kasus shalat bilingual itu sudah mendekati langkah benar menuju Tuhan. yang lebih benar lagi adalah jangan bilingual tapi sholat pake bahasa indonesia saja.
ini bukan pelajaran saya tertinggi, ada yang lebih tinggi dari ini, tapi sementara kalian pelajari ini dulu.
***segala ibadah, terutama rukun Islam, mesti mencontoh Rasululloh SAW, dalam hal ini berbahasa Arab. ibadah lain, seperti doa sehari-hari atau doa keinginan kita, boleh menggunakan bahasa setempat/yg mudah dimengerti.
9. Shalat versi islam itu tak sopan.
Masa menghadap Tuhan sambil berdiri. Kami sudah menciptakan gerakan shalat versi baru, tanpa posisi berdiri, tapi dengan satu posisi telentang dengan kaki dilipat ke belakang. Sedangkan posisi-posisi lain masih ada posisi duduk dan posisi sujud.
Jika saya sudah bicara begini, nanti pasti yang yang ngomong, “ah, kaki itu kan harus dimanfaatkan untuk menyembah-Nya.” Ini satu pendapat salah.
Shalat bukan meditasi, karena otak harus bekerja untuk menghafal tiap rakaat. Kemuliaan meditasi jauh berada di atas kemuliaan shalat. Jadi, tolong untuk muslim-muslim segera melakukan “tobat” nasional, meski sebenarnya kata ‘tobat’ sendiri salah, karena kesadaran itu soal proses, bukan hasil instant yang bernama ‘tobat.’ Dasar tolol.
Kembali ke soal shalat, shalat tuh bukan termasuk ‘perbuatan baik’ melainkan hanya termasuk ‘perbuatan religious’. Kalau mau buat alasan ‘kaki harus berbuat baik’, maka pergilah ke toko buku buat beli buku buddha, jangan buku-buku new age, karena buku-buku ini cuma putar-putar saja.
Aliran buddha yang benar: Theravada.
Kitab buddha yang asli: Tipitaka (kitab seperti sutra hati tak benar meski mengajarkan kebaikan)
Situs buku: Karaniya dan Ehipassiko.
Buku sejarah Buddha yang benar cuma terbitan indonesia berjudul “Kronologi Hidup Buddha” atau terbitan luar negeri berjudul “the chronicles of buddha.”
Situs pelajaran buddha yang bagus: Samaggi Phala.
Majalah buddha yang bermutu adalah “sinar dharma” tapi perlu diketahui bahwa ada juga majalah hindu berjudul sama, jadi jangan sampai salah.
Semua umat Islam dan buddhist hendaknya mematuhi petunjuk Saya ini. Jika tidak, maka sesuatu yang sangat buruk akan terjadi.
***pernyataan yg menggelikan! mestinya si penulis melihat bagaimana para menteri ‘mesti’ berdiri ketika presiden datang. atau bahkan keharusan untuk berdiri pada saat lagu kebangsaan dinyanyikan/diperdengarkan.
***jika melihat pernyataan2 yg dituliskan di sini, nampaknya si penulis berpindah dari Islam ke Buddha.
10. Sunat merusak generasi muda.
Anda telah dicecoki dengan pendapat bahwa sunat itu lebih higienis dan lebih aman bagi kesehatan. Tapi sebenarnya dalam masyarakat yang tak diwajibkan sunat penyakit seksual justru sangat minim. Justru penyakit-penyakit seksual lebih banyak dialami oleh kelompok masyarakat yang mewajibkan sunat.
Yang menjadi masalah dengan sunat adalah bila pria itu kencing, air kencing langsung keluar.Kalau ia belum disunat, air kencing akan melewati kulit dan membasahi permukaan penis dan kulit penutupnya. Demikian, air kencing itu membasmi bakteri-bakteri yang mungkin melekat pada permukaan penis.
Air kencing, terutama pada pagi hari mengandung beberapa zat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Itu sebabnya tradisi-tradisi kuno di timur, seperti Mesir, Cina, dan India, tak pernah menganjurkan sunat. Jangan lupa, tradisi-tradisi kuno tersebut pernah mendapat tingkat pengetahuan yang sangat tinggi dalam bidang medis dan kesehatan. Dari mereka kita mendapatkan tehnik-tehnik pemijatan, akupuntur, ramuan, bahkan pembedahan, dll. Jangan anggap mereka bodoh. Jika mereka anggap itu perlu mereka pasti akan melakukannya. Mereka adalah tradisi-tradisi yang melahirkan teks-teks tentang pendidikan seks. Pada masanya, mereka telah banyak melakukan penelitian atau riset dalam bidang seks. Pengetahuan mereka sudah cukup luas.
Namun bagi mereka yang terlanjur disunat ada jalan keluarnya, yaitu sehari sekali masukkan penis Anda dalam silinder atau gelas yang berisi air kencing Anda sendiri, biarkan terendam selama beberapa menit. Dengan begitu Anda akan berhasil menghindari berbagai macam penyakit seksual. (Ini hanya bagi orang mengkhawatirkan adanya penularan seks. Jika yakin aman maka tak perlu melakukan ini).
Sunat dibenarkan Islam karena pada saat itu manusia arab kekurangan air. Mereka tak selalu dapat membersihkan penis setelah melakukan hubungan seks. Karena itulah mereka mewajibkan sunat.
Jika sudah tahu sunat itu salah tapi kalian tetap melakukan pada anak-anak kalian berarti kalian bukan manusia lagi.
***kembali pernyataan yg tidak mendasar dan menggelikan. silakan merujuk ke teknologi kedokteran jaman sekarang (Barat). sudah banyak pembuktian, sunat merupakan cara terbaik untuk menghindari penyakit2! atau jika si penulis masih ngotot, barangkali si penulis hidupnya entah di jaman apa?
11. Islam tak punya ajaran cinta.
Menjatuhkan lutut pada Tuhan tak berarti cinta, itu cuma tanda tunduk pada kekuasaanNya karena anda makhlukNya.
Jadi, ayat-ayat penyembahan di quran bukanlah ayat-ayat cinta. Hanya ayat-ayat penyembahan.
Lalu, mana bukti ajaran untuk mencintai hewan di quran?
***kembali pernyataan tidak berdasar! ajaran untuk mencintai hewan bisa dilihat pada anjuran Rasululloh SAW kepada kaum muslim yg hendak memotong hewan qurban agar MENGGUNAKAN PISAU YG TAJAM AGAR SI HEWAN TIDAK TERSIKSA. mestinya si penulis tahu bahwa dasar hukum kaum muslim adalah Al Qur’an dan As Sunnah. jika tidak ditemukan di Al Qur’an maka silakan merujuk pada As Sunnah.
12. Ajaran Islam menimbulkan penyakit pada manusia.
1. Sombong. Merasa agama sendiri paling benar padahal kenyataan membuktikan sebaliknya.
***wah, ini pasti gara2 ayat “Sesungguhnya agama yg diterima ALLOH SWT adalah agama Islam” ya?
2. Kejam.
Terjadi hal-hal seperti ini di Islam:
- Tak menyayangi hewan dan membunuh hewan peliharaan sendiri untuk dimakan.
- Sanggup untuk memotong dan membunuh manusia demi Allah.
***apa yg salah dengan memelihara ayam/kambing allu dipotong untuk dimakan? atau mungkin mestinya hewan2 tersebut dipelihara untuk dijual ya? lalu si peternak jika ingin makan daging mesti beli? repot sekali!
***pernyataan “memotong dan membunuh manusia demi Allah” ini mestinya dijelaskan lebih rinci. tidak jelas dan (sengaja?) membingungkan.
2. Riya’.
Pekerjaan seorang muslim yang paling sempurna adalah sering mengaji dan shalat. Semua shalat dikerjakan dari shalat wajib ke shalat sunnat. Setelah itu penampilannya sehari-hari akan berubah. Wajahnya tampak tenang dengan pemikiran “saya sudah shalat tadi.” di sambung bawah sadarnya “sekarang sudah alim.”
***nampaknya mesti diluruskan pernyataan “Pekerjaan seorang muslim yang paling sempurna adalah sering mengaji dan shalat”. sering mengaji dan sholat BUKAN JAMINAN kesempurnaan seorang muslim, terlebih jika ybs ternyata membuat banyak kerusakan/mengganggu masyarakat. saya tidak mengerti darimana pernyataan tersebut didapat.
3. Jelek.
Penampilan tak begitu diutamakan di Islam. Karena itu para muslim akan menjadi gendut setelah lama menekuni Islam.
***ini juga perlu diluruskan. Rasululloh SAW selalu berpakaian rapi tapi tetap sederhana. pernyataan “menjadi gendut setelah lama menekuni Islam” nampaknya terlalu mengada-ada, bahkan ngawur. banyak non muslim yg gendut padahal mereka tidak pernah menekuni Islam.
4. Munafik.
Setelah dia mengerjakan semua ajaran Islam maka sikapnya akan dibuat-buat. Melembutkan suara, memperbanyak ucapan-ucapan suci astaghfirullah dan subhanallah dalam setiap kesempatan meski tak relevan.
***kaum muslim lemah lembut suaranya tapi bukan berarti menjadi ‘banci’. tidak relevan di sini seperti apa ya? saya tidak terlalu paham maksud si penulis.
5. Pemarah.
Tak punya ajaran anatta, membuat mereka mudah tersinggung dan cepat marah. Ajaran sabar tak bisa membantu.
***ini juga tidak beralasan. jika ajarannya (terutama agama Islam, ALLOH SWT, dan Rasululloh SAW) tidak diusik/dijelek2kan, seorang muslim dilarang untuk mudah marah dan tersinggung.
6. Stress.
- Tak punya ajaran kelahiran kembali membuat mereka mudah sekali untuk depresi jika tak sebagus orang lain.
- Tak punya ajaran hukum karma, membuat mereka mudah stress setiap ada keinginan yang tak tercapai. Ajaran tabah dan berserah tak bisa membantu.
***kenapa mesti lahir kembali? jika benar kaum muslim, mereka tidak perlu depresi karena prestasi dunia tidak (harus) selalu dipegang kaum muslim, walau mestinya kaum muslim yg seharusnya berperan dan bisa bermanfaat bagi orang banyak.
***kenapa mesti repot dengan karma? jika stres saat ada keinginan yg tidak tercapai, maka ybs perlu ‘dicek’ lagi kadar keimanannya.
7. Paranoid.
Tak punya ajaran anicca, membuat mereka suka memaksakan kehendak pada orang lain.
***memaksakan seperti apa?Islam tidak pernah memaksa seseorang menjadi muslim. paman Rasululloh SAW (Abu Thalib) hingga meninggal tidak pernah dipaksa menjadi muslim.
8. Sedih.
Tak punya ajaran dukkha, membuat mereka mudah jatuh dalam kesedihan. Ajaran tabah dan tawakal tak bisa membantu.
***mudah jatuh dalam kesedihan itu seperti apa? jangan2 si penulis sedang cerita pengalamannya sendiri,hehe.
9. Cacat.
- Sejak kecil sudah cacat karena aturan sunat.
- Jika mencuri akan membuat mereka kehilangan tangan.
Ajaran Islam juga bisa membuat penganutnya terbunuh. Jika ML tanpa nikah akan mati dalam hukum rajam.
***pernyataan2 ngawur. silakan baca kembali jawaban2 di atas.
***ML tanpa nikah akan membuat tidak jelas keturunan sehingga merusak struktur masyarakat.